Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Kominfo Sulbar Berbagi Pakai Aplikasi Fleksi dengan Mamuju Tengah

Kominfo Sulbar Berbagi Pakai Aplikasi Fleksi dengan Mamuju Tengah

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
  • visibility 58
  • comment 0 komentar

MAMUJU – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah terkait replikasi Aplikasi Fleksi (Flexible Working Arrangement/WFA).

Penandatanganan PKS dilakukan oleh Kepala Dinas Kominfo Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, dan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Mamuju Tengah, Hajai, serta disaksikan langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju Tengah, Litha Febriani, di Kantor Dinas Kominfo Sulbar, Selasa, 13 Januari 2026.

Kepala Dinas Kominfo Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, menyampaikan bahwa kerja sama ini sejalan dengan Panca Daya Ketiga Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, bersama Wakil Gubernur Salim S. Mengga, dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, dan berbasis digital, serta peningkatan kualitas pelayanan publik.

Menurut Ridwan, aplikasi Fleksi sebelumnya telah melalui tahapan uji coba di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah pada beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

“Kami sudah berkomunikasi sebelumnya dan menyepakati uji coba di beberapa OPD. Ternyata responsnya sangat baik. Fleksi tidak hanya berfungsi sebagai aplikasi presensi, tetapi juga mewajibkan adanya laporan kinerja harian minimal satu aktivitas, sehingga ASN yang bekerja dari mana saja tetap terpantau produktivitasnya,” jelas Ridwan.

Ia menambahkan, melalui PKS ini, Pemkab Mamuju Tengah diberikan kewenangan penuh untuk menggunakan aplikasi Fleksi, termasuk menanamkan sistem pada server sendiri serta mengembangkan fitur sesuai kebutuhan daerah.

“Kami tentu mendukung penguatan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Kominfo tidak bisa bekerja sendiri, SPBE harus didukung seluruh OPD agar indeksnya meningkat,” tegasnya.

Ridwan juga menjelaskan bahwa kerja sama berbagi pakai aplikasi antar pemerintah daerah bukanlah hal baru. Sejumlah aplikasi milik Pemprov Sulbar telah digunakan kabupaten, seperti aplikasi akuntabilitas kinerja, dokumentasi hukum, dan Satu Data. Namun, untuk aplikasi absensi dan kinerja Fleksi, Kabupaten Mamuju Tengah menjadi daerah pertama yang mereplikasinya.

“Konsep berbagi pakai ini untuk efisiensi anggaran. Daripada membangun aplikasi baru dengan biaya besar, lebih baik menggunakan yang sudah ada dan dikembangkan bersama,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Mamuju Tengah, Litha Febriani, menyampaikan bahwa kebijakan ini mendukung rencana Pemkab Mamuju Tengah dalam menerapkan Work From Anywhere (WFA) setiap hari Kamis dan Jumat mulai tahun 2026.

“Di tengah keterbatasan kapasitas fiskal dan tuntutan efisiensi, kami meminta dukungan Pemprov Sulbar untuk berbagi pakai aplikasi Fleksi. Setelah kami pelajari, aplikasi ini sangat mendukung pelaksanaan WFA,” ungkap Litha.

Ia menjelaskan, penerapan WFA di Mamuju Tengah direncanakan mulai 22–23 Januari 2026, kemudian dilakukan uji coba selama tiga bulan untuk menilai efektivitas operasional ASN dan kinerja organisasi.

“Kami akan mengevaluasi apakah dengan pola WFA dan WFO, target kinerja ASN tetap tercapai atau bahkan lebih efisien. Harapannya, pelayanan publik tetap optimal meski dengan pola kerja fleksibel,” pungkasnya. (Rls)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mempermudah Izin Usaha Pengisian Daya Kendaraan Listrik

    Mempermudah Izin Usaha Pengisian Daya Kendaraan Listrik

    • calendar_month Sen, 9 Okt 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 91
    • 0Komentar

    Persetujuan lingkungan dalam pendirian SPKLU kian mudah demi mendorong terciptanya ekosistem kendaraan listrik. Tekad Indonesia untuk menurunkan emisi karbon terus diupayakan. Salah satu caranya adalah mendorong penggunaan mobil listrik, sebagai wujud industri otomotif yang rendah emisi karbon. Dalam konteks menekan emisi karbon, pemerintah telah menetapkan target net zero emission pada 2060 atau lebih cepat. Bahkan, dalam rangka […]

  • Prof Fachmi Idris: PMI Harus Netral dalam Pemilu 2024

    Prof Fachmi Idris: PMI Harus Netral dalam Pemilu 2024

    • calendar_month Kam, 14 Des 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 70
    • 0Komentar

    MAMUJU – Hari kedua Musyawarah Kerja Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sulawesi Barat menghadirkan Ketua Bidang Organisasi PMI Pusat Prof Fachmi Idris sebagai pemateri pertama. Acara Musyawarah Kerja PMI Sulbar berlangsung di Hotel Meganita Mamuju, Rabu 13 Desember 2023. Adapun peserta terdiri dari Dewan Kehormatan, Dewan Pengurus, Kepala Markas dan staf PMI Sulbar, Unit Donor […]

  • Sekda Setiawan: Jabar Fokus Target Prevalensi “Stunting” 14 Persen Tahun 2024

    Sekda Setiawan: Jabar Fokus Target Prevalensi “Stunting” 14 Persen Tahun 2024

    • calendar_month Sen, 3 Jul 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 87
    • 0Komentar

    KABUPATEN BANDUNG BARAT – Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja membuka acara Penilaian Kinerja Pelaksanaan Delapan Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2023 di Mason Pine Hotel Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (3/7/2023). Sekda Setiawan mengatakan, saat ini Jabar berhasil menurunkan angka tengkes ( stunting ) hingga empat persen, dari jumlah kurang lebih 24,6 […]

  • 80 Persen Kursi Bus Terisi, KA Masih Lowong

    80 Persen Kursi Bus Terisi, KA Masih Lowong

    • calendar_month Kam, 13 Apr 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 86
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Setelah absen karena pandemi COVID-19, Pemdaprov Jabar kembali menggelar program mudik gratis bagi masyarakat. Lebih dari 12 ribu tiket gratis disediakan bagi masyarakat yang hendak mudik dengan tujuan Jateng dan Jatim. Dengan rincian sebanyak 6.501 tiket bus dan 5.954 tiket kereta api. ”Setelah beberapa tahun pandemi akhirnya Pemdaprov Jabar dapat memberikan manfaat […]

  • Jabar – Monash University Jalin Kerja Sama Revitalisasi Sungai Citarum

    Jabar – Monash University Jalin Kerja Sama Revitalisasi Sungai Citarum

    • calendar_month Kam, 11 Mei 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 55
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG — Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat menjalin kerja sama dengan Monash University dalam pengolahan limbah dan revitalisasi Daerah Aliran Sungai Citarum. Kerja sama ditandai dengan penandatanganan nota kesepakatan bersama oleh Gubernur Jabar Ridwan Kamil dan Pro Vice-Chancellor and President of Monash University Andrew Macintyre secara virtual di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (11/5/2023). […]

  • Bey Machmudin Ajak Camat – Lurah Fokus Bangun IPM

    Bey Machmudin Ajak Camat – Lurah Fokus Bangun IPM

    • calendar_month Sen, 15 Jul 2024
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 64
    • 0Komentar

    KOTA BEKASI — Penjabat Gubernur Bey Machmudin mengajak camat dan lurah di seluruh Kota Bekasi untuk fokus pada upaya peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) serta isu strategis seperti pengentasan kemiskinan, pengangguran, dan pertumbuhan ekonomi yang menjadi indikator makro pembangunan Jawa Barat. Bey mengatakannya saat konsolidasi dengan jajaran Pemda Kota Bekasi termasuk para camat dan lurah […]

expand_less