Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » NASIONAL » Komisi IV dan DKPPKB Sulbar Bahas Hasil Monev Bidang Kesehatan

Komisi IV dan DKPPKB Sulbar Bahas Hasil Monev Bidang Kesehatan

  • account_circle PROINDONESIA
  • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
  • visibility 37
  • comment 0 komentar

MAMUJU – Komisi IV DPRD Sulba bersama Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Sulbar, membahas hasil monitoring dan evaluasi (monev) bidang kesehatan tahun 2025, Rabu 11 Februari 2026.

Dalam rapat yang dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Sulbar Abdul Rahim, Kepala DKPPKB Sulbar dr. Nursyamsi Rahim menegaskan komitmen kuat pemerintah daerah dalam menurunkan angka kematian ibu (AKI).

dr. Nursyamsi Rahim menyampaikan bahwa meskipun jumlah kematian ibu mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya, persoalan ini masih menjadi perhatian serius, khususnya di beberapa kabupaten dengan kasus tertinggi seperti Polman dan Majene.

Sejalan dengan visi “Sulbar Maju dan Sejahtera” yang digagas Gubernur Sulbar Suhardi Duka, Pemprov Sulbar melalui DKPPKB menjadikan penguatan layanan kesehatan ibu sebagai prioritas utama pembangunan kesehatan daerah.

Kebijakan diarahkan pada langkah preventif, deteksi dini kehamilan berisiko, serta peningkatan mutu layanan persalinan yang aman dan berkualitas.

Dalam paparannya, dr. Nursyamsi Rahim menjelaskan bahwa penyebab utama kematian ibu masih didominasi perdarahan obstetrik, hipertensi dalam kehamilan, serta komplikasi non-obstetri. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya penguatan layanan antenatal terpadu, kesiapsiagaan fasilitas kesehatan, dan optimalisasi sistem rujukan maternal di seluruh wilayah.

“Sebagai langkah strategis, kami telah menetapkan sejumlah program prioritas, di antaranya penguatan layanan PONED dan PONEK, optimalisasi sistem rujukan 24 jam, pelaksanaan Audit Maternal Perinatal secara berkelanjutan, serta fokus intervensi di wilayah prioritas seperti Polman dan Majene,” ungkapnya.

Komisi IV DPRD Sulbar menyambut baik komitmen tersebut dan mendorong implementasi kebijakan secara konsisten di lapangan. Sinergi antara legislatif dan eksekutif diharapkan mampu mempercepat penurunan angka kematian ibu, melindungi generasi masa depan, serta meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di Sulbar secara berkelanjutan. (*)

  • Penulis: PROINDONESIA

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sepakat! Indonesia-Korea Perluas Kolaborasi dari Sektor Bisnis hingga Pertukaran Budaya

    Sepakat! Indonesia-Korea Perluas Kolaborasi dari Sektor Bisnis hingga Pertukaran Budaya

    • calendar_month Kam, 6 Nov 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 123
    • 0Komentar

    JAKARTA – Presiden Lee Jae Myung menekankan bahwa hubungan antara Republik Korea dan Indonesia telah berkembang pesat dan kini mencakup berbagai sektor strategis. Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Korea, Lee Jae Myung, di sela-sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) 2025, di Hwabaek International Convention […]

  • Ridwan Kamil: Zakat Bantu Entas Kemiskinan Ekstrem, Ditargetkan di Jabar terhimpun Rp 1,6 triliun

    Ridwan Kamil: Zakat Bantu Entas Kemiskinan Ekstrem, Ditargetkan di Jabar terhimpun Rp 1,6 triliun

    • calendar_month Sel, 12 Apr 2022
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 226
    • 0Komentar

    KOTA BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengemukakan, pembayaran zakat pada bulan Ramadan bertujuan untuk menyucikan diri demi membersihkan sebagian harta yang kotor. Demikian dikatakan Ridwan Kamil setelah menunaikan pembayaran zakat mal melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Jawa Barat di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Selasa (12/4/2022). Dalam acara tersebut, Ridwan Kamil menandatangani prasasti […]

  • Dinas PUPR Sulbar Perkuat Manajemen Talenta ASN Berdaya Saing

    Dinas PUPR Sulbar Perkuat Manajemen Talenta ASN Berdaya Saing

    • calendar_month Kam, 8 Jan 2026
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Mamuju — Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mengikuti kegiatan Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diinisiasi oleh BKPSDM Sulbar dan dibuka langsung oleh Sekprov Sulbar, Junda Maulana, Rabu (7/1/2026). Kegiatan ini diikuti secara online oleh seluruh bidang di lingkungan Dinas PUPR Sulbar sebagai bagian dari penguatan tata kelola […]

  • Setelah Mako Polda, PUPR Sulbar Lanjutkan Penyerahan Sarpras Kejati

    Setelah Mako Polda, PUPR Sulbar Lanjutkan Penyerahan Sarpras Kejati

    • calendar_month Ming, 28 Des 2025
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 75
    • 0Komentar

    MAMUJU – Pekerjaan sarana dan prasarana (sarpras) yang dilaksanakan oleh Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) berdasarkan Kontrak Nomor 600.1.15.2/46/2025 tanggal 7 Juli 2025, dijadwalkan akan memasuki tahapan serah terima kepada Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulbar pada pekan depan. Tahapan ini menjadi bagian akhir dari rangkaian pelaksanaan pekerjaan […]

  • Warga Terdampak Bencana dan MBR di Mamuju Tengah Terima Bantuan Program Membara

    Warga Terdampak Bencana dan MBR di Mamuju Tengah Terima Bantuan Program Membara

    • calendar_month Kam, 14 Des 2023
    • account_circle PROINDONESIA
    • visibility 114
    • 0Komentar

    TOBADAK- Pemerintah Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertanahan memberikan bantuan perbaikan rumah tinggal kepada warga yang terdampak bencana alam maupun mayarakat miskin dan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) pada kawasan kumuh. Bantuan program Membangun Rumah Rakyat (Membara) tersebut diserahkan secara bergantian oleh Wakil Bupati Mateng HM Amin Jasa, Ketua […]

  • Menjaga Harga Beras Tetap Stabil

    Menjaga Harga Beras Tetap Stabil

    • calendar_month Jum, 10 Mar 2023
    • account_circle Pro Indonesia
    • visibility 71
    • 0Komentar

    Gejolak harga beras telah melandai. Harga baru yang terbentuk sekitar 10 persen (atau lebih) di atas harga setahun lalu. Pemerintah tetap menjaga agar petani mendapat profit yang memadai. Sejak pekan terakhir Februari 2023, gejojak beras mulai mereda. Sepanjang dua pekan terakhir, menurut layar dasbor di laman Pusat  Informasi Harga Pangan Strategis Nasional (PIHPSN) keluaran Bank […]

expand_less